Senin, 01 September 2014

Tips Fotografi Untuk Pemula

Tips Fotografi Untuk Pemula

Banyak orang menyenangi fotografi, untuk hobi maupun sebagai suatu pekerjaan. Puluhan tahun lalu fotografi masih menjadi hobi yang terhitung mahal, selain itu pengoperasian kamera yang masih manual menyulitkan setiap orang yang memakainya. Namun seiring dengan kemajuan teknologi, maka sekarang ini siapapun dapat menggunakan kamera digital dengan mudah.

Masternya Tips kali ini akan membahas tentang beberapa tips umum yang harus dipahami oleh para fotografer pemula. Cara-cara dibawah ini tidak terbatas untuk jenis kamera DSLR atau kamera digital saku saja, melainkan bisa diterapkan pada kamera foto yang ada pada smartphone.


Tips Fotografi Untuk Pemula
Kamera DSLR



1. Gunakan Semua Ruang Yang Ada.

Eksplorasi semua ruang memungkinkan dalam foto yang akan Anda bidik. Jika ingin suatu obyek gambar, maka lakukanlah dengan membidik tanpa atau mengambil sedikit gambar latar belakang. Hindarkan berbagai macam hal yang mengganggu ketika akan mengambil/membidik obyek.


2. Memilih Nuansa Warna Foto.

Beberapa foto terbaik yang pernah ada biasanya memiliki nuansa warna hitam, abu-abu, dan putih. Anda dapat sebuah bidikan foto dengan satu warna pada subyek tetapi memiliki warna kontras dengan obyek yang diambil sehingga hasilnya akan mengagumkan.


3. Hindarkan Zoom.

Banyak pengguna kamera pemula sering menggunakan zoom ketika obyek bidikan jauh, padahal cara ini hanya bisa digunakan ketika benar-benar tidak memungkinkan mendekat pada target yang akan difoto. Menggunakan fasilitas zoom pada perangkat kamera dengan spesifikasi "nanggung" akan membuat foto tidak fokus. Hal ini terjadi karena semakin panjang zoom yang digunakan maka akan semakin sensitif terhadap goyangan, bahkan bernafas ketika membidik bisa membuat goyangan seperti naik kapal kena ombak laut.


Sebaiknya dekatilah obyek yang akan dibidik, maksimalkan pada jarak yang benar-benar memungkinkan Anda nyaman dan aman untuk mengambil gambar. Gunakan zoom seperlunya dan dengan ukuran pembesaran kecil.

4. Trik Shutter.

.Kamera digital memiliki waktu shutter ketika membidik obyek hingga paling lama dalam hitungan satu detik. Oleh sebab itu ketika akan mengambil gambar harus bisa memperhitungkan kecepatan waktu ketika membidik. Hal itu harus dilakukan agar tidak kehilangan moment terbaik sehingga bisa mendapatkan gambar yang istimewa.


5. Penggunaan Cahaya.

Blitz biasanya sudah menjadi satu perangkat tambahan yang terpasang pada semua kamera digital sebagai pencahayaan tambahan. Mengambil obyek dalam keadaan kurang cahaya akan lebih membantu jika menggunakan lampu blitz, namun biasanya dalam jarak yang terlalu dekat obyek akan terlihat lebih cerah dibanding latar belakangnya.


Untuk mengatasi hal diatas, Anda perlu mempelajari penggunaan kamera dengan lampu blitz pada jarak-jarak tertentu dari obyek yang dimaksud. Bahkan harus mengetahui kondisi yang tepat ketika harus menggunakan cahaya tambahan. Jika didepan obyek masih terdapat cahaya walaupun minimum, artinya Anda masih bisa menggunakan kamera tanpa blitz. Kadang-kadang hasil foto yang diperoleh lebih artistik dan mirip kualitasnya dengan kamera DSLR, tapi perlu diperhatikan, target bidikan harus obyek diam, jika bergerak maka akan menimbulkan efek ghost atau terlihat blur.

Diatas adalah 5 cara sederhana untuk mendapatkan hasil foto dengan kualitas maksimal bagi pemula. Selebihnya Anda harus bisa mengeksplorasi sendiri dengan terus mempelajari kamera yang dimiliki agar dapat mengoperasikan pada situasi dan kondisi yang berbeda. Memanfaatkan kolaborasi kamera Anda dengan tongsis sebagai media tambahan, rasanya seru untuk dicoba.

1 komentar: